>

Tangerang – Senin (12/03) Taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) semester V memulai Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta. Pelaksanaan PKL dilakukan di gedung observasi dengan bimbingan Eko T. Nurcahyono, A.Md selaku Kepala Kelompok Observasi dan 2 orang observer lainnya, serta pengawasan dari dosen STMKG.

Materi awal dipaparkan oleh Eko T. Nurcahyono, A.Md mengenai operasional meteorologi di bandara Soekarno-Hatta. Taruna diharapkan dapat memahami regulasi meteorologi penerbangan, lalu lintas udara meliputi Take Off, En-Route, dan Landing, serta pelayanan apa saja yang diberikan dalam meteorologi penerbangan. Banyak pertanyaan yang diberikan oleh Taruna, mengingat mereka belum pernah terjun langsung ke dunia pekerjaan seperti seniornya terdahulu.

Materi selanjutnya dilaksanakan di taman alat meteorologi yang dijelaskan oleh para observer. Alat-alat meteorologi manual seperti sangkar meteorologi, panci penguapan, Sunshine Type Campble Stokes, penakar hujan obs dan Hellman, actinograph, dan anemometer. Terdapat pula alat meteorologi digital berupa Automatic Weather Observing System (AWOS) yang perlu diketahui oleh para Taruna. Para Taruna selanjutnya diarahkan ke ruang observer, dimana mereka diajarkan mengisi dan membuat sandi sinop di Me-48, membuat sandi Metar, Speci, Met Report, Special, menginterpretasikan radar cuaca dengan beragam produk, serta mengarsipkan data-data pengamatan ke dalam BMKGsoft.

0 Komentar


Isi Komentar