>

Pada tanggal 15- 18 Maret 2022 telah dilaksanakan Aeronautical Meteorological Personnel (AMP) atau Uji Kompetensi terhadap personil Meteorologi Penerbangan di Stasiun Meteorologi Soekarno Hatta.   Ujian AMP yang diikuti oleh observer (pengamat cuaca) serta forecaster (prakirawan cuaca) untuk menentukan kompetensi dalam memberikan pelayanan informasi cuaca penerbangan baik secara teknis dan non teknis sesuai dengan standar aturan yang berlaku. Ujian AMP ini dibagi menjadi dua katagori yakni AMO (Aeronautical Meteorological Observer) dan AMF (Aeronautical Meteorological Forecaster). Ujian AMO dan AMF terdiri dari ujian teori tertulis dan ujian wawancara yang akan diuji oleh asesor masing-masing. Dalam pelaksanaan ujian biasanya peserta akan melakukan kerjaan rutin yang menjadi tugas dasar sebagai observer dan forecaster. Setelah dinyatakan lulus atau berkompeten, peserta AMP akan mendapatkan sertifikat yang berlaku selama 5 tahun. Sertifikat AMP ini bersifat lokal atau hanya berlaku di UPT tempat peserta bertugas.  Dengan diadakannya Ujian AMP diharapkan dapat meningkatkan kualitas observer  dan forecaster yang memenuhi standar nasional maupun internasional  dalam pelayanan informasi cuaca untuk penerbangan. (Carine)

0 Komentar


Isi Komentar