>

Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta telah melakukan kegiatan pelatihan awareness ISO 9001:2015 yang dilaksanakan pada tanggal 22 Maret 2022 di Hotel Mercure PIK. Kegiatan yang diikuti oleh pejabat struktural dan para pegawai dilingkungan Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta ini, dibuka langsung oleh Bapak Achadi Subarkah Raharjo selaku Kepala Stasiun.

Kegiatan awareness ISO 9001:2015 dilaksanakan dengan memiliki tujuan, agar para peserta lebih memahami tentang konsep sistem manajemen dan dokumentasi yang berbasis ISO 9001, memahami perubahan ISO 9001 dari versi 2008 ke versi 2015 serta peserta memahami klausal ISO yang terkait dengan pelaksanaan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Bapak Ignasius Irawan Budi, S.Kom, MIT dan Bapak Yehezkiel Yoga, SE. Dalam kegiatan ini pembicara menjelaskan tentang latar belakang dan sejarah munculnya ISO 9001, pengertian Mutu dan System  Manajemen Mutu, fungsi dari standar dan system manajemen dan elemen pokok yang terdapat dalam ISO 9001:2015. Selain materi tersebut, pembicara juga menjelaskan tentang penerapan persyaratan ISO 9001:2015 kedalam system manajemen organisasi.

 Sistem manajemen Mutu memiliki 7 prinsip diantaranya, pertama fokus pada pelanggan dan pihak-pihak yang terkait agar memperoleh kepuasan pelanggan , kedua terkait kepempimpinan dimana pemimpin menetapkan tujuan dan arahan organisasi dan pemimpin membuat dan merawat sistem manajemen, ketiga tentang keterlibatan semua karyawan di setiap level untuk mencapai sasaran organisasi, keempat mengenai pendekatan proses dimana hasil yang konsisten dapat diperoleh secara efektif dan efisien jika kegiatan dipahami dan dikelola sebagai interelasi proses yang terkait dari fungsi yang satu ke yang lain.  

Nomer ke-lima dari sistem manajemen mutu adalah perbaikan yang berkesinambungan atau terus menerus dari kinerja keseluruhan organisasi seharus menjadi sasaran permanen dari organisasi, keenam tentang pengambilan keputusan berdasarkan Analisa dan evaluasi dari data dan informasi yang diperoleh, dan yang terakhir yaitu manajemen keterkaitan dengan pihak-pihak terkait.

0 Komentar


Isi Komentar