>

Sosialisasi Meteorologi Penerbangantahun 2021 kali ini memilih topik “Pengaruh Komponen Angin dalam Keselamatan Penerbangan”. Acara dibuka secara virtual oleh Deputi Meteorologi Guswanto, dengan didahului laporan terkait persiapan dan keseluruhan materi yang akan disampaikan oleh para narasumber. Kegiatan tahunan kali ini merupakan inovasi terbaru Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta dalam mendukung kenyamanan dan keselamatan penerbangan, dimana hasil kajian dari data-data yang dimiliki kemudian disampaikan keseluruh stakeholder yang mempunyai peran penting dalam jalannya lalulintas udara, baik dalam fase take off, en-route, dan landing.

Komponen angin yang merupakan inti topic sosialisasi ini menjadi parameter yang vital dan perlu untuk dilakukan kajian dan diskusi bersama. Mengingat pengaruhnya yang cukup siginifikan, seperti tailwind, crosswind, maupun headwind, mampu untuk menyebabkan posisi maupun laju pesawat menjadi penting untuk diperhatikan. Kajian ini diharapkan agar stakeholder, khususnya Air Traffic Controller, semakin mantap dalam menentukan runway in use sehingga pilot dalam mengendarai pesawat berada dalam posisi yang aman dan nyaman.

Sosialisasi ini diawali dengan materidari Pusat Meteorologi Penerbangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat oleh Heri Iswanto dalam memaparkan regulasi-regulasi dan ilmu meteorology terkait komponen angin dalam meteorology penerbangan serta produk yang dihasilkan oleh Meteorological Watch Office yaitu SIGMET untuk Flight Information Region (FIR) yang menjadi tanggung jawabnya. Materi dilanjut oleh Kepala Kelompok Prakirawan Cuaca Muhammad Hidayat dengan mempresentasikan hasil studi tim kajian mengenai komponen angin per bulan. Panel tersebut dimoderator ioleh Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta Edy Miswanto.

Sesi panel kedua diisi oleh dua pemateri, yaitu perwakilan dari Safety Management System team Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) Ronald Sibaran imembahas tentang pengenalan efek angin untuk kinematika fisika pergerakan pesawat pendekatan edukasi meteorology penerbangan dan edukasi safety management system (SMS) untuk peningkatan. Pemateri kedua diisi oleh pilot dari Batik Air yang membahas tailwind, crosswind, dan headwind dari sisi pilot. Panel dimoderatori oleh Prakirawan Cuaca Mochammad Donny Anggoro. Pembahasan menitik beratkan pada fase krusial pesawat yang paling berpotensi terjadinya gangguan bahkan kecelakaan, yaitu fase landing. [Donny]

0 Komentar


Isi Komentar